Black Panther (2018)
Sutradara Ryan Coolger
Penulis Ryan Coolger, Joe Robert Cole
Pemain Chadwick Boseman, Lupita Nyong'o
Durasi 2 Jam 14 Menit
Rilis 14 Februari 2018
Budget $ 200.000.000
Worldwide Gross $ 1.334.099.954
Subtitle Rilis 2 Mei 2018
--------------------------------------------------------------------- Subtitle
Indonesia Subtitle Blu-Ray HD
--------------------------------------------------------------------- Indonesia Subtitle Blu-Ray HD
Subtitle
Indonesia Subtitle HD-TC HC
--------------------------------------------------------------------- Indonesia Subtitle HD-TC HC
Subtitle
Indonesia Subtitle HDTS MKVCage
--------------------------------------------------------------------- Indonesia Subtitle HDTS MKVCage
Subtitle
Indonesia Subtitle NEW PROPER HDTS SeeHD
Subtitle
Indonesia Subtitle NEW HDTS Zi$t
---------------------------------------------------------------------
Follow Instagram saya, ya teman-teman, gres bikin nih
Apalagi bagi yang ingin tau penampakan sayah
----> @paint_lapain <----
---------------------------------------------------------------------
Black Panther
---- UNDUH FILM - LOGIN/DAFTAR DULU, GRATISSS !!!
------------------------------------------------------------------------- UNDUH FILM - LOGIN/DAFTAR DULU, GRATISSS !!!
---------------------------------------------------------------------
Klik Link yang ada --- Tunggu hingga keluar goresan pena “VISIT LINK”
Setelah itu Klik “VISIT LINK” dan tunggu masuk ke daerah download
---------------------------------------------------------------------
STREAMING MOVIES & DOWNLOAD
WWW.AKATSUKIMOVIE.COM
---------------------------------------------------------------------
STREAMING MOVIES & DOWNLOAD
WWW.AKATSUKIMOVIE.COM
---------------------------------------------------------------------
Trailer
---------------------------------------------------------------------
Sebuah Coretan
Raja Wakanda, T'Chaka, meninggal akhir serangan teroris berkulit putih di film CA3. Puteranya, T'Challa diangkat menjadi pemimpin negara tersebut. Dalam kepemimpinannya, berkecamuk perebutan tahta, perang saudara dan belakang layar besar yang disimpan negara tersebut, Vibranium dalam jumlah tak terbatas !
Awalnya kurang tertarik dengan tokoh Black Panther ini. Bahkan trailernya gres sempat lihat ketika nonton IMAX Justice League. Untungnya, trailernya tayang 3D dan pengaruh pop-outnya tidak mengecewakan keren, memberi sedikit hype untuk menontonnya.
Berhubung ada rejeki, hasilnya melipir sebentar ke bioskop. Berjalan santai 15 - 30 menit, hingga juga di IMAX (biasanya lari - lari alasannya berangkat mepet, hampir telat). Nonton pas hari Valentine, menentukan jam satu siang semoga bioskopnya agak sepi, eh, ternyata rame banget. Masuk theater antri, keluar juga antri, malesin, wkkk.
Instagram Pein Akatsuki @paint_lapain
Awal film menjelaskan sejarah Wakanda dan Vibranium yang tiba dari luar angkasa. Penggambaran ini, saya akui, benar-benar cantik. Kemudian penonton dibawa ke pertelingkahan anggota kerajaan Wakanda yang berujung pada perebutan tahta dalam film ini.
Dan yang jadi nilai jual di sini yaitu bahwa Black Panther merupakan film "People of colours" apalagi dengan derasnya informasi rasis di Amerika Serikat (ga jauh beda sama Indonesia sih). Yang harus di-ingat, Black Panther bukanlah film superhero kulit gelap pertama dalam sejarah (Fansgirl Marpel ga usah maksa lho ya)
Disutradarai oleh sutradara kulit hitam, begitu juga penulisnya dan abjad utamanya 97% berkulit hitam. Formula itu sudah menjadi hype yang besar di Amerika, bahkan bisa menyedot perhatian orang-orang yang menghindari film superhero.
Wakanda ditampilkan secara apik di sini. Dengan seting Afrika, film ini bisa menyedot esensinya. Latar daerah yang menawan, hijaunya hutan rimba hingga sabana luas. Musik latar yang kental nuansa musik afrika patut diacungi jempol, begitu selaras dengan film ini. Dan terutama, kostum warna-warni para tokohnya. Benar-benar keren!
Ya, jangan anggap orang Afrika yang berkulit hitam harus pakai baju hitam menyerupai orang-orang kebanyakan. Baju-baju tradisional Afrika lebih kaya warna. Bahkan orang Afrika merupakan satu dari dua bangsa di dunia yang membuat warna sendiri selain dari warna alam. Mungkin, film ini bisa mengantarkan Marvel memperoleh nominasi Rancangan Kostum Terbaik di ajang OSCAR tahun depan.
Seperti yang tampak di film CA3, Raja Wakanda dikelilingi bodyguard yang kesemuanya wanita. Bukan sembarang wanita, tapi perempuan perkasa nan pintar. Jenderal Wakanda diperankan secara apik dan menyenangkan oleh artis OSCAR Lupita Nyong'o. Dengan cara inilah, Marvel sedikit bisa mentackle DC dengan Wonder Woman-nya. Langkah ini setidaknya juga bisa membungkam para "feminazi" yang radikal.
CGInya juga memukau untuk film berbudget $ 200 juta. Wakanda ditampilkan secara keren di sini. Negara ini bahu-membahu makmur dengan teknologi paling maju di dunia, tapi menentukan merahasiakannya dan berpura-pura sebagai negara miskin. Persenjataan yang keren, transportasi yang maju ditengah alam liar Afrika, menjadikannya tontonan menyenangkan. Oh, dan jangan lupakan Badak ber"amour" Vibraniumnya !
Layaknya film Disney lainnya, film ini masih menyuguhkan beberapa guyonan di sana-sini. Seperti ketika para jagoan wanitanya merasa bosan mobilnya ditembaki. Dengan nada datar, mereka berujar, "primitif". Ya iyalah, kendaraan beroda empat Vibranium kebal sama tembakan peluru dan hanya bisa dikalahkan dengan senjata yang juga berbahan dasar Vibranium. Guyonannya dikiitt kok dan muncul di ketika yang pas, bukannya lebay kayak Thor Ragnarok kemaren.

---------------------------------------------------------------------



0 Response to "Black Panther (2018)"